Adi Pradita, Pria yang Meneror Nimas Selama 10 Tahun Ternyata Seorang Wirausaha

Kasus mengerikan terjadi pada salah satu warganet yang bernama Nimas diteror selama 10 tahun oleh seorang pria yang bernama Adi Pradita.



Thông tin phim


TAMPANG Adi Pradita, Teman SMP Peneror Nimas 10 Tahun, Kini Sudah  Ditangkap, Kejiwaan akan Diperiksa - Tribun-medan.com

Adi Pradita merupakan salah seorang mantan teman kelasnya. Ia melakukan tindakan meneror terhadap Nimas dengan berkali-kali mengajaknya menikah, mengganggunya melalui telepon dan membuat tulisan khayalannya terhadap Nimas di cuitannya.

Tidak sedikit warganet yang berusaha menguak pekerjaan sosok pria tersebut. Ternyata Adi diketahui merupakan seorang wirausaha. Ia mempunyai bisnis toko sandal online yang memiliki jumlah review dan rating yang bagus.

Kasus ini terjadi karena bentuk kesalahpahaman Adi menyikapi perbuatan baik Nimas pada saat di kelas. Nimas menilai Adi sebagai anak yang pendiam di kelas, tidak punya teman dan jarang ke kantin.

Pada saat setelah mengetahui Adi tidak membawa uang saku ke sekolah, Nimas memberikannya uang Rp5.000.

Nasib Adi, Pria Peneror Nimas Teman SMP Selama 10 Tahun Akhirnya Ditangkap  Polisi, Diduga Terobsesi - Halaman 3 - Tribunsumsel.com

Tak lama berselang cuitannya viral, Nimas mengunggah dokumentasi berupa foto bersama aparat kepolisian yang menunjukkan kemungkinan Nimas telah membawa kasus ini ke pihak yang berwajib.

"THANK YOU SO MUCH PAK POLISI," ujar Nimas menandai akun @prabu_abimany.

Kemudian aparat kepolisian tersebut membalas dengan harapan agar Nimas menjalani kehidupan sehari-hari dengan damai dan bebas dari teror.

“Semoga setelah ini gak ada yang ganggu lagi ya, Nimas. Kita gassskeunn!!,” balas Abimanyu dalam cuitannya.

Nasib Adi, Pria Peneror Nimas Teman SMP Selama 10 Tahun Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terobsesi - Halaman 3 - Tribunsumsel.com image widget


Bỏ Qua Quảng Cáo

Sau 5 giây sẽ có nút "Bỏ Qua Quảng Cáo"

Đang lựa chọn dữ liệu nhanh nhất gần vùng.

Nhập mật khẩu 123 để xem!

X

Komentar Pedas