Komisaris Utama Japfa Syamsir Siregar Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1074325/original/025185800_1449125276-ilustrasi.jpg)
jalanviral.com - JAKARTA — Kabar duka datang dari PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). Komisaris Utama perseroan, H. Syamsir Siregar, meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, dalam usia 84 tahun. Informasi tersebut disampaikan manajemen perusahaan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Corporate Secretary Japfa Comfeed Indonesia Maya Pradjono menyampaikan bahwa Syamsir Siregar masih menjabat sebagai Komisaris Utama hingga akhir hayatnya. Sepeninggal Syamsir, jumlah anggota Dewan Komisaris Japfa disebut masih memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, aturan yang berlaku, serta anggaran dasar perusahaan.
Manajemen selanjutnya akan melakukan perubahan susunan Dewan Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terdekat. Jadwal pelaksanaan agenda tersebut akan disampaikan perusahaan kemudian. Dengan demikian, proses pengisian posisi yang ditinggalkan Syamsir akan dilakukan melalui mekanisme tata kelola perusahaan yang berlaku.
Syamsir Siregar memiliki perjalanan karier panjang yang membentang dari lingkungan militer, intelijen negara, hingga dunia korporasi. Berdasarkan profil resmi Japfa, ia merupakan lulusan Akademi Militer Nasional pada 1965 dan kemudian menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 1981.
Dari Dunia Militer hingga Memimpin Dewan Komisaris Japfa
Ia mengabdi di lingkungan militer hingga 1996. Salah satu posisi penting yang pernah diembannya adalah Kepala Badan Intelijen ABRI. Sebelumnya, Syamsir juga tercatat pernah memimpin Kodam II/Sriwijaya pada dekade 1990-an. Rekam jejak tersebut membuat namanya cukup lama dikenal dalam lingkungan pertahanan dan intelijen Indonesia.
Perjalanan karier Syamsir kemudian memasuki babak penting ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuknya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Ia resmi dilantik pada 8 Desember 2004 menggantikan A.M. Hendropriyono. Syamsir kemudian memimpin BIN hingga 2009.
Selepas menjalani berbagai tugas di pemerintahan dan militer, Syamsir memasuki dunia korporasi. Ia mulai menjabat sebagai Komisaris Utama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk pada 2010 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perusahaan. Posisi tersebut dipertahankannya selama sekitar 16 tahun hingga meninggal dunia pada Agustus 2026.
Dalam susunan kepengurusan terbaru perusahaan, nama Syamsir masih tercatat sebagai Komisaris Utama Japfa. Keputusan RUPS pada April 2025 juga kembali mempertahankannya pada jabatan tersebut, bersama sejumlah anggota Dewan Komisaris lainnya.
Kepergian Syamsir menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh yang pernah berada di dua lingkungan berbeda, yakni institusi pertahanan dan intelijen negara serta perusahaan publik. Di Japfa, ia menjadi salah satu figur yang memiliki masa jabatan panjang dalam jajaran pengawasan perusahaan.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan korporasi dan pasar modal Indonesia melalui jalanviral.com, perkembangan selanjutnya akan tertuju pada keputusan Japfa terkait susunan Dewan Komisaris baru. Perubahan tersebut akan resmi ditetapkan melalui RUPS terdekat sesuai mekanisme perusahaan.
Sementara itu, kegiatan dan struktur pengawasan Japfa tetap berjalan karena perusahaan menegaskan jumlah anggota Dewan Komisaris yang tersisa masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Informasi mengenai jadwal RUPS serta penyesuaian susunan komisaris akan menjadi perkembangan berikutnya setelah wafatnya Syamsir Siregar.

Komentar Pedas