Viral ABK Minta Tolong Kapal Tenggelam Dijawab Cuaca Tak Memungkinkan
Beredar video yang menunjukkan sejumlah anak buah kapal (ABK) terapung di atas rakit di lautan. Mereka berkomunikasi melalui handy talky atau HT berharap untuk diselamatkan tapi jawaban dari sosok yang disebut 'komandan' sungguh tak terduga.
Video yang berdurasi sekitar 30 detik itu awalnya menampilkan beberapa orang yang sudah mengenakan jaket penyelamat berwarna oranye. Mereka tampak berada di atas rakit. Video lalu menyorot ke kapal yang sudah tenggelam, hanya tampak bagian atasnya saja di atas permukaan laut. Lalu terdengar suara seorang pria yang meminta untuk segera diselamatkan.
"Kapal sudah tenggelam, kami sudah di atas rakit," ucap pria itu.
Setelahnya terdengar suara seorang pria lainnya yang diduga merekam video itu sebab suara pria ini lebih terdengar jelas dibanding suara pria sebelumnya. Dia menyebutkan bila kapal yang tenggelam adalah Kapal Intan Berlian yang bermuatan karet.
"Kita sudah di atas rakit, laporan komandan. Ini Kapal Intan Berlian sudah tenggelam. Karet sudah berhamburan," ucap pria itu.
Lalu terdengar suara seorang pria lain yang disebut 'komandan' itu dari HT. Pria itu mengatakan bila kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan operasi penyelamatan.
"Saya mau tolong Anda tapi ini kondisi cuaca tidak memungkinkan karena besar sekali ombak," ucap si 'komandan'.

Dari video tersebut tampak langit cerah berwarna biru dihiasi awan-awan putih. Suara angin cukup kencang terdengar. Dalam keterangan video tersebut menyebutkan bila peristiwa itu terjadi pada Minggu, 6 Agustus 2023 di Perairan Kuala Jelai, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Berkaitan dengan hal tersebut, Salman selaku Kasi Operasi Basarnas Palangkaraya mengatakan bila 6 orang ABK tersebut sudah diselamatkan. Namun berkaitan dengan siapa 'komandan' yang dimaksud dalam video itu, Salman mengaku tidak tahu.
"Kalau suara yang di video itu mohon maaf kami kurang tahu," ucap Salman seperti dilansir detikSulsel, Senin (14/8/2023).
Menurut Salman, komunikasi yang muncul dalam video viral itu bukanlah dengan Basarnas. Lalu dengan siapa?
"Bukan (kontak dengan Basarnas). Info terakhir semua kru sudah sampai di Sampit. Itu info yang kami dapat dari agen kapal," imbuhnya.
Komentar Pedas