Gadis di Asahan Dipukul dan Ditusuk Pacar Pakai Pisau Tetap Mau Dinikahi
Eka Wahyu Lestari (23 tahun), gadis di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, memilih memaafkan pacarnya, Fika Andrean Banjarnahor (21), bahkan bersedia dinikahi sang pacar.
Padahal, Eka telah lapor ke polisi atas pemukulan dan penusukan yang dilakukan Fika. Fika memukul dan menusuk Eka pakai pisau pada Minggu (9/7).
“Kejadiannya (penikaman) itu, Minggu lalu, pas tanggal 9, tapi sudah damai, salah paham saja,” kata Eka kepada kumparan pada Selasa (18/7).
Eka pun menjelaskan kronologi penikaman itu. “Jadi itu awalnya kita berdua jalan-jalan pas hari Minggu malam, jalan-jalan kaya biasa saja pakai mobil. Terus, kita minggir di tepi jalan, mau ngejus, beli jus. Mungkin saat itu dia lagi pusing, stres kan, curhat gitu, enggak tahu kenapa lagi pusing,” sambung Eka.
Eka mengatakan, keduanya sempat berkelahi di dalam mobil. Kemudian, Fika, malah memukul dan menikamnya dengan pisau buah.
“Kita berdua berantem di mobil, dia mukul saya, sampai dia nusuk. Lalu, dia sadar saya sudah berdarah, dia sadar gimana ya, kayak kerasukan gitu, pas dia lihat saya berdarah-darah, dia kaget dan mau bawa ke RS, saya tolak, karena takut juga kalau sudah dibawa ke RS, ditanya-tanya,” jelas Eka.
“(Ditikamnya) pakai pisau buah, pisau itu biasa kami pakai buat motong buah. Biasa juga dibawa-bawa, bukan cuma pas kejadian itu saja,” sambung Eka.
Eka mengaku, tak pernah berniat melaporkan pacarnya itu ke polisi karena khawatir Fika bakal masuk penjara.
“Yang lapor polisi bukan saya, teman-teman saya, mereka enggak terima saya ditikam. Karena saya waktu balik kerja, saya balik ke mes, dan lihat saya berdarah, teman saya antar saya ke kantor polisi, alasan kami dibegal,” tuturnya.

Soal alasan dibegal, Fika mengaku itu merupakan inisiatifnya bersama Fika. Eka juga mengatakan telah mencabut laporannya di Polres Asahan.
Kapolres Asahan, AKBP Rocky Marpaung, membenarkan adanya peristiwa itu. Meski begitu, dia belum merinci bagaimana perkembangan laporan itu.
“Informasi yang saya terima, kasus itu memang ada dan sedang didalami, untuk rincian terkait jumlah tikaman dan pelaku masih ditahan atau tidak, saya informasikan kembali ya, saya tanyakan ke penyidik dulu,” kata Rocky.
Disisi lain, Eka tampaknya tak menaruh dendam dengan pacarnya tersebut. Malahan, ia ingin dinikahi usai sang kekasih keluar dari penjara.
Eka mengatakan, dirinya sudah mencabut laporan di Polres Asahan. "Sudah cabut laporan. Karena, niatnya tidak ada untuk melapor saat itu," katanya.
Ia juga mengatakan jika ingin segera menikah dengan sang kekasih.
"Saya sudah jenguk dia di sel. Saya di rumah pihak keluarga karena kami mau ke jenjang yang lebih serius ingin menikah," katanya dalam video melansir Tribun Jakarta.
Menurutnya, pertengkaran merupakan hal yang lumran dalam hubungan asamara sepasang kekasih.
Meski sudah terluka, namun ia menganggap yang dialaminya hanya pertengkaran biasa.
"Itu hanyalah pertengkaran biasa. Dalam bentuk pacaran, biasalah, ada bertengkar, cekcok, salah salah paham dan pertengkaran. Biasalah," kata Eka.
Mengenai pelaku membawa pisau dan menikam dirinya, Eka mengatakan AN cuma khilaf.
Komentar Pedas