Hari Ke 10 Pencarian KM Virgo, 3 Jasad Ditemukan dan 117 Korban Masih Dicari

Publish Date: 4h ago


Thông tin phim


jalanviral.com - Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-10 pada Selasa, 22 September 2026. Tim SAR gabungan kembali menemukan tiga jasad dari dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Temuan terbaru ini menambah jumlah korban yang berhasil ditemukan menjadi 126 orang, sementara upaya pencarian terhadap lebih dari seratus orang lainnya masih terus berlangsung.

Berdasarkan keterangan Basarnas, tiga jasad tersebut ditemukan oleh tim penyelam gabungan yang terdiri dari Basarnas Special Group (BSG), TNI Angkatan Laut, serta PT Jasalindo. Setelah berhasil dikeluarkan dari badan kapal di dasar laut, korban dievakuasi menuju KN SAR Pacitan sebelum direncanakan diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru.

Selanjutnya, ketiga jasad akan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. Hingga Selasa pukul 11.30 WITA, identitas serta jenis kelamin ketiga korban belum diumumkan karena masih menunggu proses identifikasi resmi.

Dengan penemuan terbaru tersebut, Basarnas mencatat 126 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercantum dalam manifes KM Virgo Transport 8. Dari jumlah itu, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 18 orang meninggal dunia. Sebanyak 117 orang lainnya masih dalam pencarian.

Temuan di Seruyan Memperluas Gambaran Operasi Pencarian

jalanviral.com - Sehari sebelumnya, perkembangan penting juga datang dari wilayah perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Basarnas mengonfirmasi dua jasad yang ditemukan di kawasan tersebut merupakan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Kepastian itu diperoleh antara lain dari pelampung keselamatan yang masih dikenakan korban dan memuat identitas kapal. Kedua jasad ditemukan pada Minggu, 20 September 2026, tidak jauh dari lokasi ditemukannya lima life raft. Penemuan terjadi hanya berselang beberapa menit, masing-masing sekitar pukul 17.26 dan 17.29 WITA.

Kondisi kedua jasad membuat identifikasi visual tidak dapat dilakukan secara langsung. Karena itu, tim membawa korban untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut sebelum identitasnya dapat dipastikan dan disampaikan kepada keluarga.

Temuan di Seruyan menjadi perkembangan penting karena menunjukkan bahwa operasi SAR tidak hanya berfokus pada badan kapal di dasar Laut Jawa. Tim pencarian juga harus memperhatikan wilayah perairan yang lebih luas, seiring ditemukannya perlengkapan keselamatan dan korban jauh dari titik bangkai kapal.

Sementara di lokasi utama kecelakaan, operasi bawah air menjadi salah satu fokus pencarian. Basarnas dan TNI AL menyiapkan puluhan penyelam profesional untuk hari ke-10 operasi, termasuk dukungan kapal dan unsur SAR lain guna menjangkau bagian-bagian badan kapal yang masih perlu diperiksa. Sebelum tiga korban terbaru ditemukan, Basarnas menyebut 34 penyelam disiapkan untuk operasi hari Selasa.

Operasi seperti ini menghadapi tantangan tinggi. Selain kondisi laut dan visibilitas bawah air, penyelam harus memasuki struktur kapal yang telah tenggelam dan berada di dasar laut. Faktor keselamatan personel karena itu tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap penyelaman.

Dari Surabaya Menuju Banjarmasin

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu, 12 September 2026. Kapal kemudian dilaporkan mengalami kemiringan dan kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo pada Minggu dini hari, 13 September.

Data manifes mencatat terdapat 243 orang di atas kapal. Mereka terdiri dari awak kapal, mitra kerja kapal, penumpang, serta sopir dan kernet kendaraan yang diangkut. Kapal juga membawa puluhan kendaraan dalam pelayaran tersebut.

Pada fase awal kecelakaan, sebagian besar korban selamat ditemukan dan dievakuasi dari laut. Namun, setelah operasi berlangsung beberapa hari, pencarian semakin diarahkan ke bangkai kapal karena terdapat dugaan sejumlah korban masih berada di dalam badan kapal.

Sejumlah penyelaman kemudian menghasilkan penemuan korban di bagian dalam kapal. Pada 18 September, misalnya, tim gabungan menemukan tiga jasad dari badan kapal di kedalaman sekitar 24 meter. Penemuan berikutnya terus berlangsung hingga operasi hari kesembilan dan ke-10.

Rangkaian perkembangan tersebut membuat tragedi KM Virgo Transport 8 terus menjadi perhatian publik. Informasi mengenai proses pencarian, identifikasi korban, hingga perkembangan investigasi menjadi bagian penting yang terus dipantau berbagai media nasional dan kanal informasi seperti jalanviral.com, terutama karena masih banyak keluarga yang menunggu kepastian mengenai anggota keluarganya.

Di sisi lain, penyebab pasti kecelakaan belum seharusnya disimpulkan hanya dari kondisi cuaca atau laporan mengenai kapal yang mengalami kemiringan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih mengumpulkan data, bukti dari bangkai kapal, serta keterangan terkait kejadian untuk mendukung investigasi. Sejumlah temuan bawah laut juga telah diamankan sebagai bahan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapal diketahui menghadapi kondisi cuaca buruk sebelum kehilangan kontak. Namun, kondisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian fakta yang sedang diperiksa, bukan kesimpulan final mengenai penyebab tenggelamnya kapal.

Memasuki hari ke-10, prioritas utama operasi tetap pada pencarian korban. Penemuan tiga jasad dari dalam badan kapal serta dua korban yang terdampar di Seruyan memperlihatkan luasnya area yang harus ditangani tim SAR.

Bagi keluarga korban, setiap perkembangan dalam operasi ini memiliki arti besar. Sementara proses identifikasi terhadap korban yang telah ditemukan terus dilakukan, tim gabungan masih menghadapi tugas berat untuk mencari 117 orang yang berdasarkan data manifes belum ditemukan hingga Selasa siang, 22 September 2026.

Bỏ Qua Quảng Cáo

Sau 5 giây sẽ có nút "Bỏ Qua Quảng Cáo"

Đang lựa chọn dữ liệu nhanh nhất gần vùng.

Nhập mật khẩu 123 để xem!

X

Komentar Pedas