PSSI Minta Maaf ke Pendukung Timnas Indonesia Karena Interaksi Dengan Timnas Diperketat
Ketua Persatuan Olahraga Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung Timnas Indonesia karena interaksi dengan pelatih maupun pemain timnas semakin diperketat.
"Mohon maaf kepada fans, suporter, kalau (interaksi dengan) timnas kita diperketat, bukan tidak apresiasi kepada fans dan suporter, karena memang tim nasional kita ini harus dijaga," ujar Erick kepada awak media usai meninjau kondisi lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan, Timnas Indonesia saat ini belum memiliki 22 pemain dengan kualitas kemampuan yang sama. Artinya, kalau ada pemain yang absen karena sakit atau cedera maka bisa melemahkan kekuatan tim.
Erick pun mencontohkan seperti kekuatan skuad Garuda yang tidak mumpuni akibat sakit, cedera, dilarang bermain karena akumulasi kartu kuning pada laga tandang sebelumnya di Vietnam.
"Nah ini yang harus kita jaga. Jadi mohon maaf (kepada pendukung Timnas Indonesia)," pungkasnya.

Timnas Indonesia bakal melakoni dua laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2024 zona Asia yaitu melawan Irak pada 6 Juni dan melawan Timnas Filipina pada 11 Juni.
Erick mengatakan, pihaknya menargetkan skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong mengantongi poin maksimal saat menjamu kedua lawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
"Ini ada dua game, Indonesia lawan Irak, Indonesia lawan Filipina kita ingin mengambil poin sebanyak-banyaknya," ujarnya.
Apabila lolos putaran kedua, skuad Garuda akan kembali melanjutkan perjuangan ke putaran ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada September, Oktober, November, mendatang.
Erick menambahkan, Timnas Indonesia akan melakoni sebanyak 10 laga hingga Juni 2025 sehingga harus dipersiapkan dari sekarang agar meraih hasil terbaik dalam setiap laga.
Komentar Pedas