Simeone Sindir Vinicius dan Ramal Dibuang dari Real Madrid

jalanviral.com – Ketegangan mewarnai laga panas antara Real Madrid dan Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol 2026. Di luar hasil pertandingan yang dimenangkan Real 2-1, sorotan media justru tertuju pada drama di pinggir lapangan antara pelatih Diego Simeone dan winger Vinicius Junior.
Sejak menit-menit đầu, Vinicius memicu kontroversi dengan serangkaian gestur provokatif yang ditujukan kepada Simeone. Reaksi sang pelatih Atletico pun tak kalah keras. Ia terlibat adu mulut langsung dengan pemain asal Brasil itu dan dua kali mengadukan perilaku Vinicius kepada wasit keempat Victor Garcia Verdura. Namun, wasit hanya menyarankan Simeone untuk "tetap tenang".
Tak tinggal diam, Simeone merespons provokasi Vinicius dengan serangan psikologis. Menurut laporan komentator Paco Gonzalez dalam program Tiempo de Juego, tim pembaca gerak bibir dari Movistar Plus mengungkap bahwa Simeone mengatakan kepada Vinicius:
"Florentino Perez akan menendangmu dari klub ini, ingat kata-kataku."
Insiden itu tak berhenti di situ. Menjelang turun minum, Simeone mendekati Dani Carvajal – bek kanan Real yang duduk di bangku cadangan – dan menyampaikan keluhan soal sikap Vinicius. Ia menunjuk ke sisi lapangan sambil menjelaskan duduk perkara yang terjadi.
Ketegangan kembali memuncak pada menit ke-81 saat Vinicius ditarik keluar lapangan, digantikan oleh Arda Güler. Penonton mencemooh dengan siulan keras. Simeone lantas membuat gestur tubuh yang dianggap mengejek Vinicius, membuat pemain Real itu berang dan melontarkan keluhan kepada wasit utama:
"Dia selalu memprovokasi orang."
Vinicius membalas dengan gestur "sampai jumpa" yang menyulut reaksi keras dari staf pelatih Real Madrid. Xabi Alonso, asisten pelatih Real, berteriak ke arah Simeone:
"Urus urusanmu sendiri, sialan!"
Dalam sesi konferensi pers pascalaga, Simeone bersikap diplomatis.
"Apa yang terjadi di lapangan, biarlah tetap di lapangan," ujarnya. Namun saat ditanya apakah benar ia melontarkan kalimat bahwa Vinicius akan ditendang dari Real, pelatih asal Argentina itu tersenyum dan menjawab:
"Saya tak ingat, mungkin karena ingatan saya sudah mulai menua."
Simeone juga mengaku menghormati Carvajal dan seluruh pemain Real. Ia menjelaskan bahwa percakapannya dengan Carvajal hanya untuk memberikan sudut pandang sebagai orang luar terkait situasi di lapangan.
Sebaliknya, Xabi Alonso tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
"Saya tidak suka insiden semacam itu. Apa yang dikatakan Simeone kepada Vinicius, menurut saya, sudah melewati batas profesionalisme. Saya pribadi selalu berusaha menjaga respek terhadap lawan," ungkapnya.
Alonso menambahkan bahwa ia telah berbicara secara privat dengan Vinicius dan tidak ingin mengumbar isi percakapan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa perilaku Simeone bukanlah contoh sportivitas yang baik.
Sementara itu, menurut laporan media Spanyol MARCA, Vinicius terlihat belum meredakan emosinya. Begitu masuk ruang ganti, ia langsung berkomentar di unggahan video momen keributan dengan Simeone yang diposting oleh jurnalis Fabrizio Romano di Instagram.
"Kau kalah lagi di laga knock-out," tulis Vinicius, disertai empat emoji tertawa sampai menangis.
Untuk pembaruan berita seputar sepak bola Eropa, serta berbagai informasi panas dari dunia olahraga, kunjungi jalanviral.com – portal berita pilihan yang selalu update dan terpercaya.

Komentar Pedas