Bunga Zainal Bikin Konten THR Rp 271 Triliun, Tegaskan Tak Bermaksud Sindir Sandra Dewi
Bunga Zainal belum lama ini membuat konten yang menggelitik para pengikutnya. Pasalnya, tiba tiba saja Bunga Zainal membuat video bergaya jenaka yang sempat menimbulkan asumsi dirinya tengah menyindir kasus korupsi yang menimpa suami seorang artis ternama.
Dalam konten tersebut, Bunga Zainal membuat dirinya seolah sedang duduk di atas baling-baling sayap kanan pesawat jet pribadi. Ia terlihat mengenakan setelan daster merah yang menunjukkan kesederhanaan bak ibu rumah tangga biasa. Tersemat juga teks yang cukup provokatif.
"POV: Habis dapet THR 271 T. Pulang mudik naik private jet. Saking privatenya bisa duduk di luar. Sayangnya bukan duit Marimar," begitu kalimat yang dituliskan bersama video tersebut, seolah menyebut dirinya sebagai Marimar, salah satu karakter telenovela Meksiko yang diperankan Thalía.
Gara-gara unggahan tersebut, Bunga Zainal jadi banjir komentar dari beberapa rekan selebriti dan sejumlah warganet. Tak hanya disambut canda, terdapat juga beberapa warganet yang menuding Bunga Zainal sedang menyindir artis Sandra Dewi. Namun hal itu dibantahnya.
Menghayati peran seolah sebagai Marimar, Bunga Zainal sebenarnya sukses menghibur warganet dari kalangan para pengikut dan beberapa rekan artis.

"Jan ngadi2 deh marimar , bukan apa2 . takut masuk angin 😂," ceplos seorang warganet yang terhibur.
"Padahal dapet THR nya 271rb berhubung namanya bunga, jadi berbunga terus THR nya jadi 271T😂😂," canda yang lainnya.
"The real orang kaya begini nih yakan pake daster naik private jet disayapnya tapi ngerti nyangkut di baling2 gak sih kakak marimar 😂," ceplos seorang lagi.
Lantaran menyebut angka Rp271 triliun serta menyorot pesawat private jet, Bunga Zainal pun dituding beberapa warganet sedang menyindir Sandra Dewi perihal kasus korupsi timah Rp 271 triliun yang menjerat suaminya, Harvey Moeis.
Namun setelah membaca tudingan dari warganet tersebut, Bunga Zainal pun langsung mengklarifikasi bahwa ia tak bermaksud menyindir pihak manapun.
Bahkan, ia menegaskan bahwa kasus korupsi yang dimaksud pelakunya ada banyak. Sehingga jika dirasa menyindir, warganet seharusnya tak menyorot satu-dua orang saja.
Komentar Pedas