Saksi Kritik Polisi Australia karena Lambat Bereaksi dalam Penembakan Bondi

Publish Date: 15 Dec 2025

Polisi bersenjata berada di lokasi penembakan di Pantai Bondi, Australia, pada tanggal 14 Desember.



Thông tin phim


Random image
Polisi bersenjata berada di lokasi penembakan di Pantai Bondi, Australia, pada tanggal 14 Desember.

jalanviral.comSydney, 15 Desember — Reaksi lambat polisi Australia dalam tragedi penembakan di Pantai Bondi menuai kritik keras dari para saksi mata, yang menuduh aparat "membeku" selama hampir 20 menit pertama insiden berlangsung.

Grace Matthews, salah satu saksi yang sedang berjalan menuju acara di Pantai Bondi pada 14 Desember, mengaku terkejut ketika mendengar suara tembakan dan segera berlindung di sebuah gereja terdekat.

"Seorang teman saya yang menghadiri acara tersebut mengatakan bahwa polisi tampaknya sama sekali tidak siap menghadapi ancaman seperti ini. Bahkan, seorang warga sipil harus nekat melumpuhkan pelaku bersenjata. Tidak seharusnya warga sipil, atau bahkan polisi yang sedang tidak bertugas, dipaksa menghadapi situasi mematikan seperti itu," ujar Matthews.

Ia juga mempertanyakan mengapa kantor polisi yang hanya berjarak satu blok dari lokasi kejadian membutuhkan waktu lama untuk merespons serangan tersebut.

Saksi lain, Shmulik Scuri, yang sedang bersama keluarganya ketika pelaku mulai menembaki dari atas jembatan, menggambarkan situasi kacau saat polisi terlihat tak bereaksi.

"Selama 20 menit, penembak terus menerus menembak dan mengganti magasin tanpa ada intervensi," ujar Scuri.

Meski begitu, Wakil Komisaris Kepolisian New South Wales, Mal Lanyon, membela tindakan jajarannya dan menyatakan bahwa ia "sangat bangga" dengan cara aparat menangani situasi.

Media lokal Australia melaporkan bahwa seluruh aparat darurat, termasuk polisi dan layanan medis, langsung dikerahkan untuk mengamankan situasi. Beberapa petugas bahkan bekerja di luar jam tugas untuk membantu mengidentifikasi korban dan mengemudikan ambulans demi menyelamatkan nyawa.

"Tragisnya, setelah serangan di Westfield Bondi Junction, kami belajar banyak. Polisi, paramedis, dan petugas lainnya bertindak cepat dan profesional dalam menjalankan tugas mereka," kata Lanyon.

Sedikitnya 16 orang — termasuk pelaku — tewas, dan 40 lainnya terluka dalam penembakan tersebut, yang terjadi ketika lebih dari 1.000 orang sedang merayakan festival Hanukkah Yahudi di Pantai Bondi, Sydney.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyatakan bahwa pelaku "sengaja menargetkan komunitas Yahudi pada hari pertama Hanukkah". Kepolisian New South Wales mengonfirmasi bahwa insiden ini diklasifikasikan sebagai serangan teror. Kedua pelaku diketahui merupakan ayah dan anak, namun motif di balik aksi mereka masih belum jelas.

Untuk informasi terkini dan perkembangan lebih lanjut, pembaca disarankan mengikuti laporan mendalam hanya di jalanviral.com — portal berita yang mengutamakan keakuratan dan kecepatan dalam menyampaikan kabar terbaru dari seluruh dunia.


Bỏ Qua Quảng Cáo

Sau 5 giây sẽ có nút "Bỏ Qua Quảng Cáo"

Đang lựa chọn dữ liệu nhanh nhất gần vùng.

Nhập mật khẩu 123 để xem!

X

Komentar Pedas