Betharia Sonata Ungkap Rasa Syukur Atas Kesehatannya Usai Alami Stroke
Betharia Sonata, penyanyi senior yang namanya harum di era 1980 an, mengungkapkan rasa syukur atas kemajuan kondisi kesehatannya setelah mengalami stroke pada bulan Mei lalu. Peristiwa stroke yang dialaminya terjadi saat menghadiri pesta ulang tahun penyanyi Nia Daniaty.
Kini, Betharia mengatakan bahwa dirinya merasa lebih segar dan bersemangat, meskipun proses pemulihannya belum sepenuhnya tuntas. Dukungan dari anak-anaknya, Leon dan Nabila, menjadi pelecut semangat bagi Betharia untuk terus berjuang dalam masa pemulihan ini.
Leon, yang setia menemani ibunya berobat, mengungkapkan bahwa Betharia telah menerima tawaran pekerjaan untuk bulan Oktober mendatang.
Meskipun masih dalam masa pemulihan, Betharia tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke dunia hiburan. Namun, ia menekankan bahwa akan memilih pekerjaan dengan cermat dan mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
"Kalau memang kerjaannya bisa, kenapa tidak, tapi tetap milih-milih juga," ujar Betharia. Leon, yang menyebutkan bahwa ibunya belum mulai berlatih menyanyi kembali, mengungkapkan optimisme bahwa Betharia akan mampu menjalankan tugasnya di bulan Oktober.

"Sementara ini mama belum latihan nyanyi lagi sih, tapi alhamdulillah di Oktober nanti jadi, insyaallah bisa diwujudkan. Nanti pelan-pelan kami latihan lagi," jelas Leon.
Betharia Sonata, yang terkenal dengan suara merdunya dan lagu-lagu hits seperti "Hati Yang Luka", memiliki sejarah panjang di dunia hiburan Indonesia. Pernikahannya dengan aktor Willy Dozan pada tahun 1990 menghasilkan dua orang anak, Leon Dozan dan Nabila Dozan.
Meskipun pernikahan tersebut berakhir pada tahun 2002, Betharia tetap menjalin hubungan yang harmonis dengan anak-anaknya. Kehadiran Leon dan Nabila menjadi sumber kekuatan bagi Betharia dalam menjalani masa sulit setelah mengalami stroke.
Kabar baik tentang kemajuan kondisi Betharia Sonata menimbulkan rasa optimisme di kalangan pencinta musik Indonesia. Banyak yang menantikan kembalinya Betharia ke dunia hiburan dan mengharapkan agar proses pemulihannya berjalan lancar.
Ketekunan Betharia dalam menjalani terapi dan dukungan yang kuat dari keluarganya menjadi faktor penting dalam perjalanan pemulihannya. Semangat dan keberanian Betharia dalam menghadapi tantangan hidup menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Komentar Pedas