Greenlane Festival Bandung Batal Digelar Gegara Uang Rp1,5 M Ditilap Oknum Panitia
Greenlane Festival yang semula dijadwalkan berlangsung di Bandung pada Minggu (5/11) batal digelar. Pembatalan ajang diumumkan secara mendadak, bahkan tepat di hari pelaksanaan festival musik tersebut.
Dalam surat terbuka, penyelenggara mengatakan festival itu batal karena terdapat persoalan finansial yang berimbas kepada keberlangsungan acara.
"Kami memohon maaf atas kabar mengecewakan soal kegiatan hari ini. Semua artis lineup sudah tiba di Bandung, tetapi karena masalah produksi finansial yang tidak terduga dengan berat hati kami harus membatalkan acara kami," tulis akun resmi @greenlanefestival.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pemahaman penonton terkait masalah ini. Semoga kita dapat bertemu segera!" lanjut surat yang diunggah melalui Instagram itu.
Akun penyelenggara itu juga mengunggah video pengakuan salah satu panitia berinisial BRS. Seorang panitia yang menjabat project manager festival musik itu menjelaskan kronologi di balik batalnya Greenlane Festival.
Menurut pengakuan BRS, Greenlane Festival itu semula mendapat dana investasi sebesar Rp1,5 miliar pada Maret lalu. Dana itu kemudian telah digunakan sekitar Rp300 juta hingga Rp400 juta untuk biaya produksi festival.
"Pada bulan Maret, saya diinvestasikan oleh investor saya sebesar Rp1,5 miliar dengan kondisi terpakai Rp300juta sampai Rp400 juta. Belum dihitung ulang berapa [detail] keluarnya," ujar panitia itu dalam video yang diunggah @greenlanefestival.
Panitia itu lantas menjelaskan bahwa dirinya kemudian menggunakan sebagian dana investasi itu untuk kehidupan pribadi hingga foya-foya.
Ia juga mengklaim sempat berusaha menutupi dana yang telah ditilap dengan meminjam ke pihak lain. Namun, dana yang disebut telah terkumpul hingga Rp690 juta itu belum dapat menutupi kerugian.
Hal itu akhirnya berimbas kepada pembatalan Greenlane Festival pada hari pelaksanaan, meski para musisi yang akan tampil sudah berada di Bandung untuk konser.
"Saya mengakui dari dana investasi Rp 1,5 miliar itu terpakai untuk kehidupan saya pribadi, kehidupan foya-foya saya, dan juga seluruh pembayaran utang saya," ujar panitia tersebut.
"Saya juga sudah berusaha untuk memenuhi total acara pada hari ini, tapi belum bisa maksimal. Saya punya itikad untuk bayar semua, tetapi yang bisa saya lakukan sekarang ini itu Rp690 juta saja," lanjutnya.
Ia kemudian menyatakan siap bertanggung jawab atas konsekuensi hukum yang dapat menjeratnya setelah ini. Di sisi lain, BRS juga mengaku bakal melunasi semua utang yang ditimbulkan dari masalah tersebut.
Project manager acara itu pun menegaskan dia tidak akan kabur dari masalah yang diperbuat dan akan menghadapinya hingga tuntas.
"Saya bertanggung jawab penuh atas konsekuensi hukum atau pun utang piutang yang akan saya jalani," ujarnya.
"Saya tak akan kabur sejengkal pun dari masalah yang saya buat. Teman-teman jadi saksi bahwa saya tidak akan sekali pun pergi dari masalah yang saya buat," lanjut panitia itu.
Greenlane Festival semula akan menampilkan sederet musisi hit dari berbagai genre dan generasi, seperti Fariz RM, Kunto Aji, Cosmo Pyke, hingga Talitha.
Kemudian, Batavia Collective, Bondax, Oscar Lolang, dan Sal Priadi juga menjadi musisi yang ikut terkena dampak dari pembatalan festival musik itu.
Komentar Pedas