Joe Biden Usai Pemberontakan Bos Wagner Jika Aku Jadi Dia Aku Akan Hati hati
Presiden Amerika Serikat Joe Biden bicara soal pemberontakan singkat tentara bayaran Wagner Group. Biden menilai bos Wagner, Yevgeny Prigozhin, kini harus berhati-hati.
"Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan dia lakukan. Kami bahkan tidak yakin ada di mana dia dan hubungan apa yang dia miliki (setelah peristiwa pemberontakan)," kata Biden dalam konferensi pers di Helsinki, dikutip dari AFP, Jumat (14/7).
Jika aku jadi dia, aku akan berhati-hati dengan apa yang aku makan. Aku akan terus mengawasi menu-ku.
-Joe Biden
Wagner memang sempat memberontak terhadap Rusia. Namun, pemberontakan Prigozhin tidak bertujuan untuk menumbangkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Tetapi dilakukan untuk menjatuhkan kepemimpinan di Kemhan dan Militer Rusia.
Wagner, yang membantu Rusia menginvasi Ukraina, menganggap kepemimpinan militer bertindak tidak profesional dan banyak salah saat operasi militer khusus.
Dikutip dari Reuters, Kremlin pada Senin (10/7) mengungkap fakta baru terkait pemberontakan tersebut. Ternyata, setelah lima hari pemberontakan, Prigozhin menemui Putin. Pertemuan itu berlangsung atas undangan Putin.
"Putin mengundang 35 orang untuk bertemu, termasuk unit komando, selama tiga jam," ucap jubir Kremlin Dmitry Peskov.
"Komandan Wagner memberi tahu Putin bahwa tentaranya akan terus berjuang untuknya," sambung dia.
Teranyar, Rusia mengumumkan telah menerima lebih dari 2 ribu perangkat militer, termasuk tank, dari Wagner.
"Lebih dari 2.000 peralatan dan senjata telah dialihkan," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa inventaris termasuk tank, peluncur roket, hingga sistem anti-pesawat.
Pihak tentara Rusia mengatakan telah menerima lebih dari 2.500 ton berbagai jenis amunisi dan sekitar 20.000 senjata kecil. Banyak peralatan dalam kondisi belum pernah digunakan.
Komentar Pedas