Satria Cogil Langsung Dihujat usai Bikin Konten Bebas dari Penjara

Kasus pengeroyokan terhadap anak anggota DPRD Kepulauan Riau berisinial RA yang melibatkan TikToker Satria Mahathir alias Cogil berujung damai. Polisi telah mengonfirmasi hal tersebut.



Thông tin phim


Kasi Humas Polres Barelang AKP Tigor Sidabariba mengatakan langkah damai diambil kedua belah pihak usai sepakat melakukan restorative justice dalam kasus tersebut.

"Iya benar, restorative justice. Karena adanya kesepakatan berdamai, saling memaafkan," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (17/1), dilansir dari CNN Indonesia.

Satria bersama tiga pelaku pengeroyokan lainnya juga sudah bebas dari tahanan polisi.

"Sudah bebas semua. Ketika para pihak sepakat perdamaian dan memenuhi persyaratan restorative justice penyidik pasti cepat menyelesaikan dan mengeluarkan tersangka," katanya.

Setelah kasusnya selesai, Satria membuat konten bebas dari penahanan polisi yang menuai komentar miring dari netizen. Ia dan rekan-rekannya dihujat karena dinilai tak menghargai polisi serta upaya damai yang terjadi.

"Orang mah jera ini mah malah makin mateng g*****nya," tulis akun @sis*** dalam unggahan tentang informasi kebebasan Satria.

"BOCAH BOCAH BEBAN NEGARA. GAK ADA PRESTASI. TERKENAL KARNA MINUS AKHLAK," sahut akun @dop***.

Sebelumnya, Polresta Balerang menangkap selebritas TikTok Satria Mahathir alias Cogil terkait kasus pengeroyokan anak anggota DPRD Kepulauan Riau saat malam Tahun Baru 2024.

Kasat Reskrim Polresta Balerang Kompol Dwi Ramadhanto mengatakan aksi pengeroyokan tersebut dilakukan Satria bersama tiga rekannya di sebuah kafe di kawasan Tiban, Batam, pada Senin (1/1) dini hari.

Ia menjelaskan kejadian pengeroyokan bermula ketika korban berinisial RA yang masih di bawah umur berpapasan dengan Satria selaku bintang tamu dari kafe tersebut.

Setelah dibawa ke teras kafe, anak mantan petinggi Polri Yuskam Nur itu kemudian langsung memukul wajah korban dengan menggunakan tangan kanan. Selain itu, Satria juga langsung menendang perut dan kepala korban dengan kaki kanannya.

Aksi tersebut kemudian dilanjutkan oleh teman Satria berinisial RSP yang menendang kaki kanan korban sebanyak dua kali. Selanjutnya pelaku DJ juga ikut menendang paha korban sebanyak satu kali.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian bibir dan bengkak di bagian belakang kepala. Selain itu korban juga mengalami memar di lengan bagian kanan, pergelangan tangan kiri, dan rahang kiri.


Bỏ Qua Quảng Cáo

Sau 5 giây sẽ có nút "Bỏ Qua Quảng Cáo"

Đang lựa chọn dữ liệu nhanh nhất gần vùng.

Nhập mật khẩu 123 để xem!

X

Komentar Pedas