Usai Viral Menikahkan Anjing dengan Konsep Pernikahan Jawa, Pihak Penyelenggara Akhirnya Minta Maaf
Sebelumnya sempat viral sebuah vidio pernikahan anjing yang digelar dengan konsep adat Jawa.
Adapun pernikahan anjing tersebut sempat dipamerkan di media sosial, salah satunya diunggah TikTok @loveit_indonesia. Video yang diunggah pada Minggu, 23 Juli 2023 tersebut berisikan tentang suasana terkait pernikahan anjing.
Adapun sepasang anjing yang menikah dengan menggunakan konsep adat Jawa bernama Jojo dan Luna.
Terlihat dalam video tersebut, konsep yang digunakan menggunakan adat Jawa yang super megah dan mewah dengan budget sekitar Rp 200 juta.
Namun sayangnya tujuan dari pernikahan tersebut membuat para netizen merasa terhina sehingga penyelenggara acara akhirnya meminta maaf.
Penyelenggara acara pernikahan anjing tersebut akhirnya meminta maaf lantaran pernikahan yang dibuat tersebut dianggap membuat kegaduhan.
Dikutip ayojakarta.com dari lambeturah.co.id pada Rabu (19/7/2023), isi permohonan maaf dari penyelenggara pernikahan anjing tersebut sebagai berikut:

"Pertama-tama perkenalkan saya nena dan valen selaku penyelenggara acara dan mewakili seluruh pihak yang terlibat dengan ini kami menyatakan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di masyarakat dengan terselenggaranya acara jojo & Luna.
Kami sangat menyesal dan memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pegiat budaya jawa dan seluruh masyarakat Indonesia yang kurang berkenan dan tersakiti dengan acara ini.
Sedikit pun tidak ada niatan bagi kami untuk melecehkan atau tidak menghargai budaya Indonesia terutama budaya Jawa.
Kami sangat berterima kasih juga karena telah diingatkan kembali untuk lebih memahami budaya tersebut
Kami berjanji untuk kedepannya tidak akan mengulangi lagi dan akan menjadi pembelajaran kami kedepankan, kami juga mohon maaf sebesar-besarnya keuskupan Agung Jakarta dan seluruh dan seluruh umat Katolik untuk berita pemberkatan hewan peliharaan yang disalah artikan oleh masyarakat sebenarnya yang terjadi hanyalah pet blessing/pemberkatan hewan yang seperti biasa dilakukan oleh gereja di tanggal 4 Oktober untuk memperingati St Fransiskus Asisi"
Terima Kasih
Itulah isi surat dari pihak penyelenggara yang menyesal dan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.***
Komentar Pedas