Ngeri Ribuan Pria di Brazil Terpaksa Amputasi Penis, Ternyata ini Penyebabnya Gan
Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan adanya 21.000 kasus kanker penis antara tahun 2012 hingga 2022, dengan lebih dari 4.000 kematian dan lebih dari 6.500 amputasi yang dilakukan, rata rata dua amputasi setiap hari.
Itu adalah salah satu bagian tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki yang paling membanggakan ya gan sist, maka perawatannya atau menjaga kesehatannya pun harus ekstra. Tindakan-tindakan yang ceroboh sedikit saja dan tidak memperhatikan kesehatan diri akan berakibat gatal (salah tulis, maksudnya fatal)
Banyak faktor yang membuat penis mengalami kerusakan, yang paling umum tentunya adalah faktor terserang oleh penyakit. Bahkan cerita dari Brazil ini bukan hanya rasa sakit di penis saja lho, tapi resikonya sampai harus diamputasi.
Ribuan pria di Brasil telah terpaksa menjalani amputasi penis akibat dari kondisi kesehatan yang langka dan serius. Kanker penis, meskipun jarang terjadi, telah menjadi penyebab utama dibalik amputasi yang dilaporkan di negara tersebut. Salah satu kasus yang menggemparkan melibatkan seorang pensiunan berusia 63 tahun yang menemukan kutil di penisnya.
Meskipun telah mengunjungi berbagai klinik medis, dia disarankan bahwa kutil tersebut hanyalah akibat kelebihan kulit, yang akhirnya terbukti sebagai kanker penis.
Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan adanya 21.000 kasus kanker penis antara tahun 2012 hingga 2022, dengan lebih dari 4.000 kematian dan lebih dari 6.500 amputasi yang dilakukan, rata-rata dua amputasi setiap hari. Tingkat kejadian tertinggi tercatat di negara bagian Maranhão dengan angka 6,1 per 100.000 pria, menjadi yang tertinggi secara global.
Selain kanker penis, ada juga kasus tragis di mana seorang pria di Prancis kehilangan seluruh penisnya setelah serangkaian kesalahan medis. Kejadian seperti ini menunjukkan pentingnya diagnosis yang tepat dan penanganan yang hati-hati dalam masalah kesehatan yang berkaitan dengan organ reproduksi pria.
Meskipun kanker penis dan masalah lainnya yang terjadi di area intim tersebut termasuk dalam kategori yang jarang terjadi, peningkatan insiden dan angka kematian yang terus meningkat menunjukkan perlunya kesadaran akan kondisi ini. Oleh karena itu, edukasi mengenai kanker penis dan pemeriksaan rutin sangat penting guna mencegah kasus-kasus tragis seperti amputasi yang dialami ribuan pria di Brasil.
Ini sekarang diliput melalui kejadian di Brazil karena memang kawasan atau negara tersebut menurut Jurnal JMIR Public Health and Surveillance pada 2022, Brasil merupakan salah satu negara dengan tingkat kanker penis tertinggi, yaitu 2,1 per 100.000 pria. Namun bisa juga jadi rujukan untuk kita lho gansist, yang berada di Indonesia. Kejadian tersebut bisa saja menimpa ke kita jika kurang menjaga barang berharga milik sendiri.
Terungkap jika gejala kanker penis itu biasanya berawal dari luka yang tak kunjung sembuh. Jika ditangani sejak dini bakalan gampang sembuh, namun jika tidak diobati, maka kemungkinan diamputasi sebagian bahkan hingga seluruh penis kita.
Komentar Pedas