Viral Video Gempa Tuban Bikin Rumah Ambruk dan Jalan Rusak, BNPB: Itu Hoaks
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sejumlah daerah di Pulau Jawa mengalami getaran berkekuatan skala intensitas III IV MMI akibat gempa bumi yang berpusat di wilayah Tuban, Jawa Timur, pada Jumat siang pukul 11.22 WIB.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Daryono di Jakarta, Jumat, menginformasikan gempa berkekuatan 6 magnitudo yang berpusat di laut 132 kilometer timur laut Kota Tuban itu membawa dampak getaran hingga skala intensitas III-IV (MMI).
Skala intensitas III-IV (MII) itu bermakna getaran gempa dirasakan oleh semua orang secara nyata di dalam rumah, hingga benda berat bergoyang dan kerusakan ringan pada bangunan.
Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari menegaskan bahwa viralnya video yang menunjukkan adanya bangunan rumah hingga jalanan rusak akibat gempa bermagnitudo (M) 6,0 yang mengguncang Tuban merupakan hoaks.
Aam -sapaan akrabnya- menegaskan bahwa video tersebut merupakan peristiwa bencana di Cianjur, Jawa Barat, pada 2022 silam yang dinarasikan sebagai dampak gempa Tuban.

"Beredar di media sosial dan WAG video kerusakan dengan narasi dampak akibat gempa M6,0 lepas Pantai Tuban siang tadi. Narasi video tersebut hoaks karena video adalah video dampak gempa Cianjur tahun 2022," ujarnya.
Diketahui bahwa gempa bumi bermagnitudo (M) 6,5 mengguncang Tuban, Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa berlangsung pukul 15:52 WIB.
BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tak berpotensi tsunami. "#Gempa Magnitudo: 6.5, Kedalaman: 10 km, 22 Mar 2024 15:52:58 WIB, Koordinat: 5.76 LS-112.33 BT (130 km TimurLaut TUBAN-JATIM), Tidak berpotensi tsunami #BMKG," tulis BMKG.
Komentar Pedas