Anak Cut Intan Nabila Alami Trauma Berat Imbas Kelakuan Armor Toreador, Takut Bertemu Pria Dewasa

Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan Armor Toreador pada selebgram Cut Intan Nabila ternyata berimbas pada kondisi psikologis tiga anaknya. Hal ini diungkap oleh Kapolres Bogor Jawa Barat AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam perilisan kasus tersebut di kantornya hari ini.



Thông tin phim


Rio Wahyu menegaskan jika video penganiayaan yang viral di Instagram terjadi di kamar anak serta dihadapan bayi mereka yang baru berumur satu minggu.

"Telah terjadi penganiayaan terhadap seorang istri yang dilakukan oleh seorang suami, di depan seorang balita, bayi yang baru berusia 1 minggu. Dimana terjadi di daerah Sukaraja tepatnya di rumah pasangan suami istri ini," ujar Rio Wahyu.

Dalam kesempatan itu, Rio Wahyu juga menjelaskan kondisi terkini Cut Intan Nabila selaku korban di mana sang selebgram masih mengalami trauma berat sehingga penyidik terpaksa menunda pemeriksaan.

"Keadaannya sangat trauma, sehingga pemeriksaan tadi malam kami hentikan sementara melihat faktor psikologi ibu," ujar dia.

Kondisi serupa juga dialami dua anak Cut Intan Nabila yang mengetahui ibunya telah dianiaya sang ayah.

Bahkan, dikatakan Rio Wahyu, dua anak itu takut bertemu pria dewasa lantaran masih mengingat wajah ATG.

"Kami menjaga anak-anak korban, karena informasi yang kami dapatkan dari lingkungan sekitar dari ART bahwa anak-anak korban sangat takut bertemu sama laki-laki. Jadi kami mohon maaf bantu kami agar kami bisa menuntaskan kasus ini dengan baik," pungkasnya.


Bỏ Qua Quảng Cáo

Sau 5 giây sẽ có nút "Bỏ Qua Quảng Cáo"

Đang lựa chọn dữ liệu nhanh nhất gần vùng.

Nhập mật khẩu 123 để xem!

X

Komentar Pedas