Florentino Perez Mengamuk di Konferensi Pers Darurat, Serang Media dan Bahas Skandal Negreira

jalanviral.com - Pada 12 Mei, publik sepak bola Spanyol dikejutkan oleh langkah tak terduga Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Setelah lebih dari satu dekade nyaris tidak pernah menghadiri konferensi pers terbuka untuk menjawab pertanyaan media, Perez tiba-tiba mengumumkan konferensi pers darurat hanya dua jam sebelum acara dimulai.
Konferensi pers yang berlangsung lebih dari satu jam itu segera berubah menjadi panggung pembelaan diri sekaligus serangan terbuka terhadap media Spanyol. Dalam suasana yang tegang, Perez menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari kursi presiden klub dan bahkan mengumumkan dimulainya proses pemilihan kepengurusan baru dalam waktu dekat.
“Saya tidak akan mengundurkan diri,” ujar Perez di awal pernyataannya. Ia menilai ada “skenario absurd” yang sengaja dibangun untuk menyerang dirinya dan klub. Perez juga membantah berbagai rumor mengenai kondisi kesehatannya, termasuk kabar yang menyebut dirinya menderita kanker stadium akhir. Menurutnya, isu tersebut merupakan bentuk kampanye tidak berdasar yang harus dihentikan.
Situasi semakin panas ketika Perez secara langsung menuding surat kabar ABC sebagai salah satu pihak yang menyebarkan narasi krisis internal di tubuh Real Madrid. Ia bahkan membacakan unggahan media tersebut di platform X dan mempertanyakan kredibilitas penulis berita yang menyebut dirinya “kelelahan”. Momen itu menjadi titik awal serangan verbal Perez terhadap sejumlah media Madrid.
Perez mengeklaim ada kelompok tertentu yang ingin mengambil alih kendali klub dengan dukungan sebagian media lokal. Menurutnya, media mencoba menciptakan pengaruh terhadap keputusan internal klub yang berbasis di Santiago Bernabeu tersebut. Ia juga menegaskan bahwa Real Madrid tetap menjadi klub paling bernilai dan paling sukses di dunia, mengacu pada data Forbes dan Transfermarkt.
Tak hanya menyerang media, Perez juga kembali menyinggung kasus Negreira — skandal yang melibatkan dugaan pembayaran dari pihak FC Barcelona kepada mantan pejabat perwasitan Spanyol. Perez menyebut kasus tersebut sebagai “korupsi sistematis terbesar dalam sejarah sepak bola” dan mengungkapkan bahwa Real Madrid tengah menyiapkan dokumen setebal 500 halaman untuk diserahkan kepada UEFA.
Dalam kesempatan itu, Perez juga menyinggung isu pemilihan presiden klub. Ia menantang siapa pun yang ingin maju sebagai kandidat untuk tampil secara terbuka dan menjelaskan sumber pendanaan mereka. Aturan internal Real Madrid memang mewajibkan calon presiden memberikan jaminan pribadi senilai 15% dari anggaran klub, yang saat ini diperkirakan mencapai sekitar 220 juta dolar AS.
Nama pengusaha muda Enrique Riquelme kembali disebut sebagai sosok yang berpotensi menjadi penantang Perez dalam pemilu klub mendatang. Namun hingga kini belum ada deklarasi resmi terkait pencalonan tersebut.
Di tengah berbagai kontroversi, Perez justru minim membahas performa tim setelah Real Madrid gagal meraih trofi besar dalam dua musim terakhir. Ketika ditanya mengenai kemungkinan kembalinya Jose Mourinho, Perez hanya menjawab singkat bahwa klub “belum sampai ke tahap itu”.
Perez juga sempat menanggapi isu perselisihan internal antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Menurutnya, konflik antarpemain merupakan hal biasa di ruang ganti sepak bola profesional dan bukan tanda adanya krisis besar di dalam klub.
Konferensi pers tersebut akhirnya menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam era kepemimpinan Florentino Perez. Banyak pengamat menilai kemunculannya mencerminkan tekanan besar yang kini dihadapi Real Madrid, baik dari sisi performa olahraga maupun dinamika politik internal klub.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan sepak bola Eropa dan berita viral olahraga internasional, berbagai pembahasan lanjutan mengenai dinamika Real Madrid dan isu sepak bola global juga ramai diperbincangkan di jalanviral.com

Komentar Pedas